WAWASAN NUSANTARA
4. Latar belakang pemikiran aspek
kesejahteraan bangsa Indonesia.
Perjuangan suatu bangsa dalam meraih cita-cita pada umumnya
tumbuh dan berkembang akibat latar belakang sejarah. Kerajaan Sriwijaya dan
Majapahit Iandasannya adalah mewujudkan kesatuan wilayah, meskipun belum timbul
rasa kebangsaan namun sudah timbul semangat bernegara. Kaidahkaidah negara
modern belum ada seperti rumusan falsafah negara, konsepsi cara pandang dsb.
Yang ada berupa slogan- slogan seperti yang ditulis oleh Mpu Tantular yaitu
Bhineka Tunggal Ika.
Penjajahan di samping menimbulkan penderitaan juga
menumbuhkan semangat untuk merdeka yang merupakan awal semangat kebangsaan yang
diwadahi Boedi Oetomo ( 1908) dan Sumpah Pemuda (1928).
Wawasan Nasional Indonesia diwarnai oleh pengalaman sejarah
yang menginginkan tidak terulangnya lagi perpecahan dalam Iingkungan bangsa
yang akan melemahkan perjuangan dalam mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita
dan tujuan nasional sebagai hasil kesepakatan bersama agar bangsa Indonesia
setara dengan bangsa lain.
Wawasan
Nasional RI dalam suatu wilayah yang disebut negara Pemerintah dan rakyat
memerlukan konsep berupa wawasan nasional sebagai visi nasional untuk menjamin
kelangsungan hidup, keutuhan wilayah, dan jati diri bangsa. Istilah wawasan
berasal dari kata wawas (bahasa jawa) yang artinya melihat/memandang, dengan
akhiran –an, berarti cara lihat/cara pandang. Wawasan nusantara adalah wawasan
nasional bangsa indonesia, dimana kondisi geografisnya adalah kepulauanyang
terletak di antara dua benua dan dua samudra.
Dalam
mewujudkan arpirasi dan perjuangan, suatu negara perlu memperhatikan tiga
faktor utama :
a) Bumi dan ruang dimana bangsa itu hidup
b) Jiwa, tekat, dan semangat manusianya
c) Lingkungan sekitar
Dengan
demikian, wawasan nasional ialah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara
tentang diri dan lingkungannya dalam eksisitensinya yang serba terhubung dengan
bangsa lain dan negara lain, dan dalam perkembangannya di lingkungan daerah,
nasional, regional, dan global.
Konsep
Nusantara yang dilandaskan pada semangat kekompakan pada konsterasi geografi RI
sebagai negara kepulauan dikukuhkan menjadi UU NO. 4/PRP tahun 1960 yaitu :
- Perairan Indonesia ialah laut wilayah Indonesia beserta
perairan pedalaman Indonesia
- Laut wilayah Indonesia ialah jalur laut 12 mil laut
- Perairan pedalaman Indonesia ialah semua perairan yang
terletak pada sisi dalam dari garis dasar, sebagai yang dimaksud pada ayat 2.
Latar belakang pemikiran aspek kesejarahan Indonesia menunjuk pada sejarah perkembangan Indonesia sebagai bangsa dan negara di mana tonggak-tonggak sejarahnya adalah:
- 20 Mei 1908 = Kebangkitan Nasional Indonesia
- 28 Okotber 1928 = Kebangkitan Wawasan Kebangsaan melalui Sumpah Pemuda
- 17 Agustus 1945 = Kemerdekaa Republik Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar