Sabtu, 05 November 2016

Review Buku Managemen Proyek Konsep & Implementasi

SIKLUS HIDUP PROYEK

Proyek ini adalah sebuah proyek yang mempunyai sebuah segi karakteristik, ide muncul, jenis proyek, dan manajemen proyek. Proyek ini seperti hal produk, yang telah mengikuti tahap-tahap tertentu dalam perkembangannya. Di setiap tahap mempunyai karakteristik tertentu dalam hal besar nya, tingkat ketidakpastiannya, potesi konflik yang sudah ada , dan sebuah potensi dengan resiko yang ada. Siklus hidup proyek ini dibagi menjadi 6, yaitu:
  • Riset dan Pengembangan
Sebuah tahap penelitian pasar yang mempunyai target produk yang akan ingin di pasarkan, pembuatan model dan design dengan target tertentu.
  • Pengenalan Produk baru
Mulai dilempar atau di sebar luaskan di beberapa pasar, dan lihat bagaimana tanggapan terhadap produk yang telah kita pasarkan.
  • Tumbuh
Tahap demi tahap dimana produk yang telah kita pasarkan di pasar dan kita lihat peningkatan dari konsumen.
  • Matang
Pada tahap yang telah kita tentukan dan kita tandai, kita bisa lihat tingkat maksimum nya dan dalam hal sulit untuk kita naikin lagi. Kelanjutan dari tahapan yang sebelumnya, perusahaan tersebut tinggal menjaga agar tahapan tersebut supaya tidak berlangsung dengan lama dan pada penambahan volume tidak mungkin dapat dilakukan lagi.
  • Penurunan
Setelah tahap ini matang dengan baik, maka penjualan produk tersebut bisa mengalami sebuah penurunan (deteriorasi).
  • Mati (Produk tidak dibeli/diminati lagi oleh konsumen)
Tahapan terakhir ini yaitu ketika produk kita tidak lagi dibeli oleh konsumen atau pasar-pasar. Dan siklus hidup produk berakhir, tidak akan memproduksi lagi (bankrut).

Secara garis beras tahap-tahap proyek dibagi menjadi 4, yaitu:
  1. Tahap Konsepsi
Tahap yang mempunyai sebuah inisiasi dan kelayakan pada suatu konsep.
  1. Tahap Perencanaan
Tahap ini yang akan meliputi kegiatan yaitu penyiapan rencana proyek yang secara detail dan tertentu.
  1. Tahap Eksekusi
Ditahap ini campur tangan dengan user sangat kecil, sebuah porsi pengambilan keputusan ini lebih banyak pada tangan pelaksana proyek.

  1. Tahap Operasi
Tahap ini kita dapat melihat hasil proyek yang telah diserahkan ke user jika proyek sudah diserah kan ke user maka proyek tersebut kita anggap sudah selesai.


ORGANISASI PROYEK
Suatu perusahan jika telah berhasil berkembang dan menambah sumber daya nya, lalu kita dapat mengembangkan sebuah struktur organisasi. Sekian banyak nya sumber daya kita dapat focus ke sebuah struktur organisasinya, dalam struktur organisasi ini adalah pengkhususan atau spesialisasi orang pada bidang tersebut. Dibawah ini sebuah penyusunan struktur organisasi, antara lain :
  1. Berdasar Produk
  2. Berdasar Lokasi
  3. Berdasar Proses
  4. Berdasar Pelanggan
  5. Berdasarkan Fungsi (keuangan, personalia, produksi)

TIM PROYEK
Secara umu pengertian dati tim proyek adalah semua personil yang telah tergabung dalam organiasai pengelolah proyek. Personil fungsional dari organisasi induk dan ada juga personil inti dari tim. Berikut adalah beberapa jabatan yang penting dalam PROJECT OFFICE selain manajer proyek ( MP ) :
  • Manajer Proyek
Manajer proyek mempunyai peran yang sangat penting, peran yang dimiliki MP yaitu sebagai integrator, komunikator, pembuat keputusan, motivator, dan agen perubahan. Tugas-tugas yang didelegasikan oleh pihak manajemen yang diatasnya.
Secara garis beras tanggung jawab manajer proyek antara lain :
a. Merencanakan kegiatan, tugas-tugas dan hasil akhir.
b. Melakukan pengorganisasian dan pengalokasian sumberdaya.
c. Memonitor status proyek.
d. Mengindentifikasi masalah teknis.
e. Meneyelesaikan masalah yang terjadi pada suatu proyek
f. Mengkoordinasikan penghentian proyek atau pengarahan kembali terhadap sumberdaya

  1. Kompetensi Dan Orientasi Manajaer Proyek
Manajer proyek bekerja pada interface diantara top management dan para teknolog atau teknisi. Teknisi harus mempunyai sebuah kemampuan manajerial yang kompeten serta beberapa kualifikasi. Selain itu ia juga harus bekerjasama dengan orang lain serta menerima masukan.
  1. Anggota Tim Proyek
Beberapa anggota yang pada umumnya ikut dalam pengelolaan proyek antara lain :
  • Contract Administrator
  • Project Controller
  • Project Accountant
  • Costomer Liason
  • production Coodrdinator
  • Manajer lapangan
  • Quality Assurance Supervisior

  1. Peran lain diluar tim Proyek.

Dalam suatu waktu perusahaan mempunyai banyak proyek yang garus ditangani. Proyek di pimppin oelh seorang manajer proyek. Perusahaan juga perlu menempatkan orang untuk mengkoordinasikan para manajer proyek. Peran ini dapat dinamakan manajer progam atau direktur proyek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar