SIKLUS
HIDUP PROYEK
Proyek
ini adalah sebuah proyek yang mempunyai sebuah segi karakteristik,
ide muncul, jenis proyek, dan manajemen proyek. Proyek ini seperti
hal produk, yang telah mengikuti tahap-tahap tertentu dalam
perkembangannya. Di setiap tahap mempunyai karakteristik tertentu
dalam hal besar nya, tingkat ketidakpastiannya, potesi konflik yang
sudah ada , dan sebuah potensi dengan resiko yang ada. Siklus hidup
proyek ini dibagi menjadi 6, yaitu:
- Riset dan Pengembangan
Sebuah
tahap penelitian pasar yang mempunyai target produk yang akan ingin
di pasarkan, pembuatan model dan design dengan target tertentu.
- Pengenalan Produk baru
Mulai dilempar atau
di sebar luaskan di beberapa pasar, dan lihat bagaimana tanggapan
terhadap produk yang telah kita pasarkan.
- Tumbuh
Tahap
demi tahap dimana produk yang telah kita pasarkan di pasar dan kita
lihat peningkatan dari konsumen.
- Matang
Pada tahap yang
telah kita tentukan dan kita tandai, kita bisa lihat tingkat maksimum
nya dan dalam hal sulit untuk kita naikin lagi. Kelanjutan dari
tahapan yang sebelumnya, perusahaan tersebut tinggal menjaga agar
tahapan tersebut supaya tidak berlangsung dengan lama dan pada
penambahan volume tidak mungkin dapat dilakukan lagi.
- Penurunan
Setelah
tahap ini matang dengan baik, maka penjualan produk tersebut bisa
mengalami sebuah penurunan (deteriorasi).
- Mati (Produk tidak dibeli/diminati lagi oleh konsumen)
Tahapan
terakhir ini yaitu ketika produk kita tidak lagi dibeli oleh konsumen
atau pasar-pasar. Dan siklus hidup produk berakhir, tidak akan
memproduksi lagi (bankrut).
Secara
garis beras tahap-tahap proyek dibagi menjadi 4, yaitu:
- Tahap Konsepsi
Tahap
yang mempunyai sebuah inisiasi dan kelayakan pada suatu konsep.
- Tahap Perencanaan
Tahap
ini yang akan meliputi kegiatan yaitu penyiapan rencana proyek yang
secara detail dan tertentu.
- Tahap Eksekusi
Ditahap
ini campur tangan dengan user sangat kecil, sebuah porsi pengambilan
keputusan ini lebih banyak pada tangan pelaksana proyek.
- Tahap Operasi
Tahap
ini kita dapat melihat hasil proyek yang telah diserahkan ke user
jika proyek sudah diserah kan ke user maka proyek tersebut kita
anggap sudah selesai.
ORGANISASI
PROYEK
Suatu
perusahan jika telah berhasil berkembang dan menambah sumber daya
nya, lalu kita dapat mengembangkan sebuah struktur organisasi. Sekian
banyak nya sumber daya kita dapat focus ke sebuah struktur
organisasinya, dalam struktur organisasi ini adalah pengkhususan atau
spesialisasi orang pada bidang tersebut. Dibawah ini sebuah
penyusunan struktur organisasi, antara lain :
- Berdasar Produk
- Berdasar Lokasi
- Berdasar Proses
- Berdasar Pelanggan
- Berdasarkan Fungsi (keuangan, personalia, produksi)
TIM
PROYEK
Secara
umu pengertian dati tim proyek adalah semua personil yang telah
tergabung dalam organiasai pengelolah proyek. Personil fungsional
dari organisasi induk dan ada juga personil inti dari tim. Berikut
adalah beberapa jabatan yang penting dalam PROJECT OFFICE selain
manajer proyek ( MP ) :
- Manajer Proyek
Manajer
proyek mempunyai peran yang sangat penting, peran yang dimiliki MP
yaitu sebagai integrator, komunikator, pembuat keputusan, motivator,
dan agen perubahan. Tugas-tugas yang didelegasikan oleh pihak
manajemen yang diatasnya.
Secara
garis beras tanggung jawab manajer proyek antara lain :
a.
Merencanakan kegiatan, tugas-tugas dan hasil akhir.
b.
Melakukan pengorganisasian dan pengalokasian sumberdaya.
c.
Memonitor status proyek.
d.
Mengindentifikasi masalah teknis.
e.
Meneyelesaikan masalah yang terjadi pada suatu proyek
f.
Mengkoordinasikan penghentian proyek atau pengarahan kembali terhadap
sumberdaya
- Kompetensi Dan Orientasi Manajaer Proyek
Manajer
proyek bekerja pada interface diantara top management dan para
teknolog atau teknisi. Teknisi harus mempunyai sebuah kemampuan
manajerial yang kompeten serta beberapa kualifikasi. Selain itu ia
juga harus bekerjasama dengan orang lain serta menerima masukan.
- Anggota Tim Proyek
Beberapa
anggota yang pada umumnya ikut dalam pengelolaan proyek antara lain :
- Contract Administrator
- Project Controller
- Project Accountant
- Costomer Liason
- production Coodrdinator
- Manajer lapangan
- Quality Assurance Supervisior
- Peran lain diluar tim Proyek.
Dalam
suatu waktu perusahaan mempunyai banyak proyek yang garus ditangani.
Proyek di pimppin oelh seorang manajer proyek. Perusahaan juga perlu
menempatkan orang untuk mengkoordinasikan para manajer proyek. Peran
ini dapat dinamakan manajer progam atau direktur proyek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar